
Kalau kamu kirim barang Ekspedisi Sidoarjo Palu, biasanya tantangannya bukan cuma “berapa tarif per kilo”. Yang sering bikin customer berhenti di tengah jalan itu dua hal:
Di lapangan, barang yang tampaknya “nggak berat” bisa makan ruang truk/kapal lebih besar. Akhirnya biaya dihitung pakai volume (kubikasi), bukan cuma timbangan. Kalau dari awal tidak disepakati cara hitungnya, yang terjadi: customer merasa “kok mahal”, tim ekspedisi merasa “kok barangnya sebesar itu”. Di Makharya Cargo, bagian ini justru kita rapikan dari awal—biar kamu bisa banding-bandingkan ongkir dengan fair, dan barang berangkat tanpa drama.
Catatan E-E-A-T: Makharya Cargo beroperasi legal dan pusat operasional kami berbasis Surabaya. Untuk rute Sidoarjo ? Palu, tim tetap bisa koordinasikan pickup area Sidoarjo dan proses pengiriman laut dengan update status yang jelas.
Di rute ini, acuan yang kamu berikan kita pakai sebagai basis landing page:
Tarif “mulai” itu biasanya berlaku saat data barangnya jelas (jenis barang, jumlah, ukuran/volume) dan penanganannya standar. Untuk barang tertentu, ongkir bisa dipengaruhi kebutuhan packing tambahan atau perlakuan khusus.
Biar ekspektasi rapi, kita biasanya jelaskan begini: barang dijemput ? masuk proses konsolidasi dan penjadwalan ? berangkat ? bongkar di tujuan ? lanjut pengantaran area Palu.
Bagi pelaku usaha (campuran UMKM + proyek/distribusi), jadwal 2x seminggu ini enak: kalau kamu kelewat satu closing, masih ada jadwal berikutnya tanpa nunggu terlalu lama.
Beberapa komponen yang sering ditanyakan customer sebelum deal:
Kalau kamu ingin ongkir tetap kompetitif, “kunci”nya bukan nego tanpa data—tapi ngasih data barang yang bener. Itu yang bikin hitungan cepat dan akurat.
Untuk barang seperti lemari, rak, meja, sanitary, mesin kecil, kamu akan sering ketemu dua ukuran:
Kalau barangnya makan ruang besar, biasanya ongkir mengikuti volume. Cara paling aman biar kamu tidak bingung:
Contoh sederhana:
Catatan: cukup pakai kisaran ukuran + foto barang kalau ukurannya belum pasti.
Belum sempat ukur detail? Nggak masalah—kirim perkiraan P×L×T dan foto dari dua sisi, nanti tim bantu.
Dari sini, tim bisa hitungkan perkiraan kubikasi dengan cepat. Kalau kamu belum bisa ukur detail, minimal foto barang + perkiraan dimensi juga membantu.
Pemisahan ini penting karena penataan di muatan beda. Barang berat padat jangan ditaruh menekan barang rawan pecah.
Seringnya ongkir jadi terasa naik bukan karena tarif, tapi karena packing mendadak setelah barang sudah di gudang. Mending kita putuskan dari awal: mana yang cukup bubble, mana yang wajib peti kayu.
Di rute Sidoarjo ? Palu, tipe kiriman yang sering “campuran” itu biasanya gabungan: furniture + bahan bangunan + mesin kecil + sparepart + barang UMKM. Berikut cara penanganan yang paling realistis (bukan teori doang):
Risiko utama: sudut penyok, finishing baret, kaki patah, pintu lemari melintir.
Saran packing yang masuk akal:
Risiko utama: retak, pecah pinggir, dus ambles.
Saran penanganan:
Risiko utama: komponen patah, getaran, cairan/oli, panel penyok.
Saran penanganan:
Risiko utama: karat, benturan, bercampur jadi “acak” saat bongkar.
Saran penanganan:
Risiko utama: kemasan penyok/lembab, tercampur bau, dus jebol.
Saran penanganan:
Biar aman dari awal, ada kategori yang tidak bisa kami terima untuk pengiriman:
Kalau kamu ragu kategori barangnya aman atau tidak, tinggal sebutkan dari awal—biar kita arahkan opsi yang sesuai dan pengiriman tidak ketahan di tengah jalan.

Untuk rute ini, fokus kita “praktis dan bisa dijalankan”.
Cakupan pickup mengikuti kebutuhan customer, terutama area yang sering jadi titik gudang dan aktivitas usaha seperti:
Untuk pengantaran, rute biasanya menjangkau Palu kota dan area sekitar seperti:
Kalau alamat tujuan berada di lokasi yang aksesnya terbatas (mis. jam bongkar tertentu, jalan sempit, atau butuh koordinasi titik temu), sampaikan di awal supaya tim bisa siapkan skema pengantaran yang paling efisien.
Di rute Sidoarjo ke Palu, proses yang rapi itu penting karena kirimannya sering campuran: ada yang rawan pecah (keramik/sanitary), ada yang rawan baret (furniture finishing), ada yang berat padat (sparepart), ada juga barang UMKM yang harus tetap rapi dusnya. Berikut alur yang paling masuk akal dan biasa dipakai untuk menghindari “bolak-balik revisi ongkir” karena kubikasi.
Sebelum pickup, tim akan minta data sederhana:
Dari sini, hitungan ongkir bisa lebih akurat karena kita sudah tahu mana yang dihitung dominan kilo, mana yang dominan volume. Untuk customer yang kirim barang besar tapi ringan, bagian ini yang paling menyelamatkan: biar ongkir tetap kompetitif karena hitungnya jelas dari awal.
Di rute Sidoarjo ? Palu, umumnya customer memilih:
Kalau kamu punya armada sendiri untuk antar ke titik tertentu, kita bisa diskusikan opsi yang paling hemat. Kalau tidak, tim bisa bantu skema jemput dan antar yang paling realistis untuk akses lokasi kamu.
Biar pickup tidak makan waktu (dan tidak mengganggu aktivitas gudang/toko), biasanya cukup siapkan:
Kalau barangnya campuran, “rapi saat pickup” itu bukan sekadar enak dilihat—itu memudahkan penataan muatan dan mengurangi risiko pecah/penyok.
Setelah barang masuk proses, tim akan memastikan packing sesuai risikonya:
Packing yang pas itu sering jadi pembeda: ongkir tetap masuk, tapi barang sampai Palu dengan kondisi sesuai harapan.
Karena jadwal 2 kali dalam seminggu, barang kamu tidak harus “ngendon” lama menunggu muatan penuh. Setelah closing, barang masuk jadwal keberangkatan berikutnya, lalu estimasi normalnya 10–12 hari sampai area Palu (tergantung alur bongkar dan pengantaran tujuan).
Ini bagian yang paling sering ditanya customer rute luar pulau: “barang saya sudah sampai mana?”
Di Makharya Cargo, update status kita arahkan ke dua jalur yang praktis:
Untuk customer yang kiriman campuran (dan biasanya nilainya tidak kecil), model update begini bikin lebih tenang karena kamu tidak perlu “ngejar-ngejar” info.
Begitu barang tiba, proses lanjut:
Kalau alamat tujuan berada di area yang butuh jam bongkar tertentu atau akses terbatas, info itu sebaiknya diberikan dari awal. Dengan begitu, tim bisa mengatur rute antar yang paling efisien.
Untuk artikel ini kita fokus maksimal dua poin—yang memang relevan dengan pain point kamu: ongkir kompetitif dan kubikasi yang sering bikin bingung.
Di rute luar pulau, yang paling bikin capek itu nunggu balasan lama saat kamu lagi buru-buru siapin pengiriman. Tim Makharya Cargo terbiasa handle order yang butuh keputusan cepat: begitu data barang masuk (foto + jenis + jumlah + ukuran perkiraan), kita bantu hitungkan dan arahkan opsi layanan yang paling masuk.
Respon cepat di sini bukan sekadar “dibalas”, tapi dibalas dengan hitungan yang bisa kamu pegang: mana yang dihitung kilo, mana yang cenderung kena kubikasi, dan packing apa yang perlu.
Kalau kamu kirim barang campuran—misalnya furniture plus keramik plus sparepart—kamu pasti pengen statusnya jelas. Karena itu tracking kita buat dua jalur:
Model ini cocok buat kebutuhan campuran: UMKM yang harus ngejar stok, plus pengiriman proyek/distribusi yang butuh kepastian jadwal.
Biar kamu punya gambaran nyata, ini contoh skenario yang sering terjadi di rute Sidoarjo ? Palu (dan masuk akal secara volume/risiko).
Customer punya dua kebutuhan dalam satu waktu:
Barang yang dikirim (campuran):
Intinya: ongkir kompetitif itu bukan cuma angka di awal, tapi kombinasi hitungan yang jelas + packing yang tepat sasaran.
Kalau kamu mau order rute Sidoarjo ? Palu, biasanya cukup kirim data begini:
Dengan format ini, tim bisa respon cepat dan langsung arahkan skema paling efisien—terutama untuk kasus barang besar/berat yang rawan “salah hitung” kalau datanya setengah-setengah.
Kalau kamu lagi cari cargo laut Sidoarjo ke Palu dengan acuan Rp6.000/kg (min 50 kg), estimasi 10–12 hari, dan jadwal 2x seminggu, kita bisa bantu dari tahap hitung ongkir sampai tracking berjalan.
Kirim foto barang + lokasi pickup Sidoarjo + alamat Palu lewat WhatsApp—biar tim Makharya Cargo hitungkan cepat, jelaskan opsi kubikasi dengan terang, dan barang bisa berangkat di jadwal terdekat.

Untuk rujukan yang sifatnya resmi—mulai dari informasi kebijakan sektor transportasi, arah pengembangan logistik nasional, sampai update layanan/informasi terkait perhubungan—kamu bisa mengacu ke situs Kementerian Perhubungan sebagai sumber paling aman dan kredibel.
Kalau kamu pengin baca sudut pandang industri yang lebih “lapangan”, termasuk berita, istilah, dan pembahasan seputar rantai pasok, pergudangan, serta dinamika dunia ekspedisi di Indonesia, portal LogistikIndonesia.com bisa jadi referensi tambahan yang cukup membantu.
Untuk pelaku bisnis yang ingin memahami tren pasar digital di Asia—misalnya pertumbuhan e-commerce, kebiasaan belanja online, dan pola pemenuhan pesanan (order fulfillment) yang berdampak ke kebutuhan pengiriman—EcommerceIQ Asia bisa dipakai sebagai bahan bacaan dan pembanding strategi.
Bila kamu butuh gambaran konsep fulfillment dari sisi praktik internasional—seperti alur penyimpanan barang, picking & packing, manajemen stok, serta standar layanan pengiriman untuk bisnis online—ShipBob menyediakan banyak materi edukasi yang bisa dipakai sebagai referensi umum.
Buat pemilik usaha kecil dan menengah yang ingin memperkuat sisi operasional dan pemasaran, termasuk memahami ekosistem UMKM di Indonesia dan berbagai tips pengembangan bisnis yang berkaitan dengan distribusi barang, UMKMIndonesia.com bisa jadi rujukan yang relevan.
Kalau kamu juga punya kebutuhan pengiriman dari Surabaya menuju Makassar (sering jadi hub transit dan titik distribusi Sulawesi), kamu bisa lihat detail layanan, estimasi, dan alur pengirimannya di halaman rute ini.
Untuk rute Surabaya ke Palu, halaman ini bisa kamu jadikan pembanding—terutama untuk gambaran layanan, proses pengiriman, dan pola jadwal yang biasa dipakai ke Sulawesi Tengah.
Jika tujuan barangmu mengarah ke Sulawesi Tenggara, kamu bisa cek rute Surabaya ke Kendari agar lebih mudah menentukan skema pengiriman yang paling pas (termasuk kebutuhan pickup, packing, dan pengantaran).
Buat pengiriman ke Sulawesi Utara, halaman rute Surabaya ke Manado ini membantu kamu memahami pilihan layanan dan alur pengiriman—cocok untuk kebutuhan proyek maupun stok dagangan.
Kalau kamu perlu kirim barang ke area Gorontalo dari Surabaya, kamu bisa cek detail rute ini sebagai referensi tambahan supaya lebih gampang membandingkan estimasi dan kebutuhan penanganan barang.
Tarif Rp6.000/kg di rute Sidoarjo ? Palu dipakai sebagai acuan ongkir cargo laut dengan minimum 50 kg. Biasanya ongkir dihitung berdasarkan data barang (jenis, berat, ukuran/volume) dan pilihan layanan (pickup/delivery). Kalau ada kebutuhan tambahan seperti packing kayu/pallet, itu dihitung terpisah supaya transparan.
Karena yang “dibeli” di pengiriman itu bukan cuma berat, tapi juga ruang muatan. Contoh: lemari atau rak tinggi sering lebih dominan volume. Maka ongkir bisa mengikuti kubikasi (m³). Cara aman: kirim foto + ukuran P×L×T per item agar hitungannya jelas dari awal.
Bisa. Untuk rute ini, minimum 50 kg bisa berupa kiriman campuran (misalnya furniture + dus UMKM + sparepart) selama barangnya aman dikirim dan dikemas sesuai jenisnya.
Umumnya dihitung dari jadwal keberangkatan/closing muatan, bukan dari chat pertama. Alurnya: pickup ? konsolidasi & penjadwalan ? berangkat ? bongkar ? pengantaran area Palu (jika ambil layanan antar).
Jadwal detail bisa berubah mengikuti pengaturan muatan dan operasional. Yang pasti, untuk rute Sidoarjo ? Palu ada ritme 2 kali dalam seminggu—kamu tinggal sebut target tanggal berangkat, nanti tim arahkan jadwal terdekat.
Bisa pickup area Sidoarjo kota & kabupaten, terutama jalur ramai gudang/industri seperti Waru, Gedangan, Buduran, Taman, Krian, Porong. Kalau titiknya akses sempit atau jam loading terbatas, informasikan dari awal supaya armada disesuaikan.
Umumnya menjangkau Palu kota dan sekitarnya, seperti Palu Barat, Palu Timur, Palu Selatan, Tatanga, Mantikulore, Tawaeli. Untuk lokasi yang butuh titik temu/akses tertentu, kita koordinasikan sebelum barang tiba.
Untuk furniture finishing, standar amannya bubble wrap tebal + pelindung sudut + stretch film. Kalau unitnya tinggi, rawan tekanan, atau nilainya besar, opsi peti kayu lebih aman untuk jalur laut dan proses bongkar-muat.
Bisa, tapi perlu penanganan yang benar: dus diperkuat, diikat, dan penataan muatannya tidak tertindih barang berat. Untuk sanitary tertentu (wastafel/closet), opsi packing rigid/peti biasanya paling aman.
Bisa. Untuk rute ini, Makharya Cargo menyediakan tracking via website dan update status via WhatsApp saat fase penting (berangkat, bongkar, siap antar). Jadi kamu tidak perlu “nebak-nebak” posisi barang.
Ada. Demi keamanan dan kepatuhan, kami tidak menerima barang mudah terbakar (kategori tertentu) serta barang ilegal. Kalau kamu ragu barang termasuk kategori aman atau tidak, sebutkan dari awal—biar tim bantu cek dan arahkan opsi yang sesuai.
Siap kirim cargo laut Sidoarjo ? Palu?
Kirim data ini lewat WhatsApp biar tim Makharya Cargo hitungkan cepat (terutama untuk barang besar/kena kubikasi):
Respon cepat + tracking via website & update WhatsApp selama pengiriman.
Pusat operasional Makharya Cargo berbasis Surabaya (legal & jelas), tapi pickup tetap bisa kami atur dari area Sidoarjo sesuai kebutuhanmu.
Jasa Pengiriman Barang Surabaya No #1
Copyright © 2018. PT Makharya Perkasa Transindo
[njwa_button id=”16320″]
[njwa_button id=”16319″]
[njwa_button id=”16316″]