
Untuk pelaku usaha kecil dan menengah di Sidoarjo ingin mengiriman barang dari Ekspedisi Sidoarjo Sintang sering kali menjadi titik krusial dalam operasional bisnis. Bukan karena jaraknya semata, tetapi karena ketidakjelasan perhitungan biaya dan jadwal yang kerap berubah setelah proses berjalan.
Di lapangan, tidak sedikit UMKM yang baru menyadari adanya selisih ongkir setelah barang masuk gudang ekspedisi. Perhitungan volume, kebutuhan handling tambahan, hingga jadwal kapal yang tidak sinkron sering kali baru dijelaskan belakangan, saat posisi pengiriman sudah sulit dibatalkan.
Di titik inilah banyak UMKM akhirnya rugi:
Makharya Cargo hadir bukan untuk menjual janji termurah, tapi menawarkan hitungan ongkir yang masuk akal sejak awal dan estimasi yang realistis berdasarkan kondisi lapangan. Operasional dan legalitas perusahaan kami berbasis di Surabaya, dengan tim yang terbiasa menangani pengiriman ke Kalimantan, termasuk rute yang tidak umum seperti Sintang.
Salah satu kesalahan terbesar UMKM saat memilih ekspedisi adalah hanya fokus pada angka murah di depan, tanpa memahami cara perhitungan ongkir cargo laut. Padahal, transparansi di awal justru menghindarkan biaya tambahan di belakang.
Untuk pengiriman cargo laut dari Sidoarjo ke Sintang, kisaran ongkir berada di sekitar:
Namun perlu dipahami, ongkir tidak hanya dihitung dari berat timbangan. Pada cargo laut, digunakan dua metode:
Yang dipakai adalah hasil terbesar di antara keduanya. Inilah alasan kenapa barang ringan tapi besar (misalnya furniture) sering terasa “lebih mahal” jika tidak dijelaskan sejak awal.
Di Makharya Cargo, tim kami akan:
Bagi UMKM, transparansi seperti ini jauh lebih penting daripada sekadar selisih murah beberapa ratus rupiah per kilo.
Estimasi pengiriman cargo laut Sidoarjo ke Sintang berada di kisaran:
Estimasi ini dihitung dari:
Perlu digarisbawahi, ekspedisi yang langsung menjanjikan “5 hari pasti sampai” untuk rute ini patut dipertanyakan. Dalam praktiknya, keterlambatan sering terjadi karena:
Pendekatan Makharya Cargo adalah jujur sejak awal. Jika ada potensi molor karena kondisi tertentu, customer akan diberi tahu, bukan dibiarkan menunggu tanpa kabar.

Sebagian besar pengiriman ke Sintang berasal dari kebutuhan usaha dan proyek skala kecil–menengah. Berikut jenis barang yang paling sering kami tangani dari area Sidoarjo:
Mesin usaha seperti:
Perlu perhatian khusus pada:
Kesalahan packing sering jadi penyebab utama mesin rusak sebelum dipakai.
Pengiriman seperti:
Biasanya dikirim dalam jumlah besar dengan perhitungan volume. Di sinilah pengalaman ekspedisi sangat berpengaruh agar barang tidak tercecer atau tertindih muatan lain.
Produk frozen tanpa es dan tanpa pendingin aktif masih bisa dikirim via cargo laut dengan catatan:
Tim kami akan mengedukasi apakah barang masih aman dikirim atau sebaiknya menggunakan skema lain.
Meja, rak, etalase, hingga perlengkapan toko sering dikirim ke Sintang untuk kebutuhan usaha baru. Barang jenis ini rawan lecet jika tidak ditangani benar sejak awal.
Keunggulan pengiriman bukan hanya soal kapal, tapi juga kendali di awal dan akhir proses.
Makharya Cargo melayani penjemputan barang dari:
Penjemputan bisa disesuaikan dengan jam operasional usaha agar tidak mengganggu produksi.
Barang dapat dikirim ke:
Tim akan memastikan detail alamat jelas sejak awal untuk menghindari kendala saat barang sudah tiba di area tujuan.
Agar UMKM punya gambaran jelas, berikut alur pengiriman yang biasa kami jalankan:

Tidak semua UMKM butuh ekspedisi “paling murah”. Yang lebih dibutuhkan justru ekspedisi yang bisa diajak diskusi dan mudah dipantau progresnya, apalagi untuk rute seperti Sintang yang tidak setiap hari ada kapal.
Dari banyak kebutuhan customer UMKM, Makharya Cargo memilih fokus pada dua hal ini:
Setiap jenis usaha punya kebutuhan berbeda. Kirim mesin produksi jelas beda penanganannya dengan kirim furniture atau frozen food non-es.
Di Makharya Cargo, diskusi di awal bukan formalitas. Tim kami akan:
Pendekatan ini penting agar UMKM tidak “nebak-nebak” ongkir dan estimasi, lalu kecewa di tengah jalan.
Masalah klasik UMKM adalah barang sudah dikirim, tapi tidak tahu posisinya.
Untuk menghindari itu, Makharya Cargo menyediakan:
Dengan sistem ini, pemilik usaha bisa menyesuaikan produksi, jadwal proyek, atau stok tanpa harus menelpon berulang kali.
Agar tidak sekadar teori, berikut salah satu contoh pengiriman yang pernah kami tangani.
Seorang pelaku UMKM di Sidoarjo mengirim mesin produksi ke Sintang untuk membuka cabang usaha baru. Mesin ini menjadi komponen utama operasional, sehingga keterlambatan berarti usaha tidak bisa berjalan.
Tim Makharya Cargo melakukan:
Packing dilakukan dengan aman agar mesin tidak bergeser saat proses bongkar muat.
Bagi UMKM tersebut, kepastian seperti ini jauh lebih penting daripada sekadar ongkir murah di awal.
Seluruh aktivitas pelabuhan laut di Indonesia, mulai dari bongkar muat hingga pengaturan operasional terminal, berada di bawah pengelolaan Pelindo sebagai operator pelabuhan nasional. Setiap pengiriman cargo laut wajib mengikuti standar operasional dan prosedur yang ditetapkan oleh Pelindo agar proses pengiriman berjalan aman dan tertib.
Kondisi cuaca dan tinggi gelombang memiliki pengaruh langsung terhadap jadwal dan kelancaran pengiriman cargo laut. Untuk memantau informasi cuaca laut yang akurat dan terkini, pengirim dapat mengacu pada data resmi yang dirilis oleh BMKG, yang menyediakan prakiraan cuaca, angin, dan gelombang laut di seluruh wilayah perairan Indonesia.
Ketentuan terkait keselamatan pelayaran, pengangkutan barang, serta operasional transportasi laut di Indonesia berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yang merupakan bagian dari Kementerian Perhubungan. Lembaga ini memastikan setiap aktivitas pengiriman laut mematuhi regulasi nasional yang berlaku.
Pengiriman barang berbahaya melalui jalur laut mengikuti ketentuan internasional yang ditetapkan oleh International Maritime Organization. Standar ini bertujuan meminimalkan risiko kecelakaan, kerusakan muatan, serta bahaya terhadap kapal dan lingkungan laut selama proses pengangkutan.
Sintang merupakan ibu kota Kabupaten Sintang di Kalimantan Barat yang berperan sebagai pusat distribusi dan aktivitas ekonomi untuk wilayah sekitarnya. Kota ini menjadi titik penting bagi pergerakan barang kebutuhan usaha, material proyek, dan logistik UMKM yang melayani daerah pedalaman Kalimantan Barat.
Ongkir mulai kisaran Rp 9.000/kg dengan minimum 50 kg, tergantung jenis barang dan perhitungan berat atau volume.
Tidak, selama data barang sesuai dengan informasi awal yang disepakati.
Rata-rata 8–10 hari kerja, tergantung jadwal kapal dan kondisi lapangan.
Bisa. Banyak UMKM mengirim mulai dari puluhan kilogram.
Ya, penjemputan bisa dilakukan dari gudang, workshop, atau lokasi usaha.
Bisa, selama alamat jelas dan dapat diakses armada.
Customer bisa tracking via website dan menerima update via WhatsApp.
Bisa untuk frozen food non-es dan non pendingin aktif, dengan syarat tertentu.
Asuransi bersifat opsional dan akan dijelaskan saat diskusi awal.
Ya, alat proyek dan material sering kami tangani untuk rute ini.
Barang mudah terbakar dan barang ilegal tidak kami layani demi keamanan pengiriman.
Mengirim barang dari Sidoarjo ke Sintang membutuhkan pengalaman, transparansi, dan komunikasi yang jelas. Tanpa itu, UMKM justru berisiko rugi waktu dan biaya.
Makharya Cargo, dengan basis operasional dan legalitas di Surabaya, hadir untuk membantu UMKM mendapatkan:
Jika Anda sedang merencanakan pengiriman barang ke Sintang dan ingin memastikan semuanya jelas sebelum barang diambil, diskusikan dulu kebutuhan Anda.
Sampaikan jenis barang, berat, dan lokasi penjemputan — kami bantu hitungkan dengan transparan sejak awal.
Jasa Pengiriman Barang Surabaya No #1
Copyright © 2018. PT Makharya Perkasa Transindo
[njwa_button id=”16320″]
[njwa_button id=”16319″]
[njwa_button id=”16316″]