
Kalau Anda pernah kirim barang dari Ekspedisi Sidoarjo Palangkaraya, kemungkinan besar pernah mengalami dua hal ini:
ongkir awal murah, tapi berubah di tengah jalan, lalu estimasi molor tanpa kejelasan.
Masalah ini bukan kebetulan. Rute Sidoarjo – Palangkaraya memang punya karakter pengiriman yang tidak bisa disamakan dengan Jawa–Jawa. Ada kombinasi laut dan darat, ada jadwal kapal, ada proses bongkar muat, dan sering kali ada barang campuran dalam satu pengiriman—barang UMKM digabung dengan kebutuhan proyek ringan.
Yang sering bikin pengirim kecewa bukan lamanya pengiriman, tapi ketidakjelasan sejak awal:
Di titik ini, pengirim tidak punya pilihan selain pasrah.
Di Makharya Cargo, pendekatannya dibalik.
Bukan janji cepat tanpa dasar, tapi transparan dari awal: ongkir, minimum, dan estimasi disampaikan sebelum barang dijemput.
Dari pengalaman lapangan, ada beberapa penyebab utama:
Dalam praktik lapangan, banyak ongkir ditentukan hanya dari perkiraan lisan, tanpa pengecekan detail barang. Jenis kemasan, dimensi aktual, hingga karakter barang sering baru diperhatikan setelah barang tiba di gudang.
Akibatnya, biaya kirim yang awalnya disepakati tidak lagi relevan ketika proses pengiriman sudah berjalan.
Di rute seperti Sidoarjo Palangkaraya, pendekatan seperti ini sangat berisiko karena pengiriman melibatkan tahap laut dan lanjutan darat, yang menuntut perhitungan sejak awal, bukan asumsi.
Pengiriman UMKM sering digabung dengan:
Jika sejak awal tidak diklasifikasikan dengan benar, biaya handling dan penataan kapal bisa bertambah.
Palangkaraya bukan kota pelabuhan laut langsung.
Barang masuk lewat pelabuhan tertentu, lalu lanjut distribusi darat. Jika ekspedisi tidak menjelaskan titik transitnya, estimasi pasti meleset.
Karena itu, di Makharya Cargo, ongkir dan estimasi tidak dipisahkan. Keduanya dihitung sebagai satu kesatuan rute.
Untuk rute ini, skema yang digunakan jelas dan terbuka.
Artinya:
Tarif ini sudah disesuaikan dengan karakter rute laut + darat ke Kalimantan Tengah, bukan harga asal pasang.
Estimasi ini dihitung dari:
Bukan estimasi asal cepat, tapi estimasi yang bisa dipertanggungjawabkan.
Dengan jadwal ini, pengiriman tidak harus menunggu terlalu lama selama data barang dan penjemputan sudah siap.

Rute Sidoarjo – Palangkaraya jarang hanya satu jenis barang. Mayoritas adalah barang campuran.
Contoh yang sering kami tangani:
Barang UMKM biasanya sensitif pada:
Karena itu, penataan di kapal jadi krusial.
Biasanya berupa:
Barang proyek sering berat, tapi volumenya tidak selalu besar. Jika disatukan tanpa perhitungan, bisa merusak barang UMKM.
Inilah yang paling sering bikin masalah jika ekspedisi tidak berpengalaman.
Di Makharya Cargo:
Tujuannya satu: barang sampai Palangkaraya dalam kondisi sesuai saat dikirim.
Kami melayani penjemputan dari:
Selama masih di area Sidoarjo dan sekitarnya, penjemputan bisa diatur sesuai jadwal yang disepakati.
Pengantaran dilakukan sampai:
Bukan hanya sampai kota, tapi benar-benar sampai titik yang disepakati.
Makharya Cargo adalah jasa ekspedisi & cargo laut dengan pusat operasional dan legalitas berbasis di Surabaya.
Aktivitas operasional kami menangani pengiriman antar pulau, khususnya rute Kalimantan dan Indonesia Timur.
Untuk monitoring:
Sehingga pengirim tidak perlu menebak-nebak posisi barang.
?? Catatan penting:
Kami tidak melayani pengiriman:
Hal ini dijelaskan di awal, bukan setelah barang dijemput.
Salah satu penyebab ongkir dan estimasi sering meleset adalah alur kerja yang tidak dijelaskan ke pengirim. Banyak ekspedisi hanya bicara “kami kirim”, tanpa membuka apa saja tahap di belakangnya.
Di Makharya Cargo, alurnya dibuat terbuka sejak awal, supaya pengirim tahu posisi dan risiko di tiap tahap.
Sebelum bicara harga, tim kami akan memastikan:
Di tahap ini juga ditentukan:
Jika sejak awal ada potensi tambahan (misalnya barang oversized atau butuh handling khusus), disampaikan sebelum penjemputan. Bukan setelah barang sudah di gudang.
Setelah data fix, penjemputan dilakukan sesuai jadwal:
Tim lapangan melakukan pengecekan fisik singkat:
Jika ada perbedaan signifikan (misalnya ukuran jauh lebih besar dari info awal), pengirim langsung dihubungi. Tidak ada keputusan sepihak.
Barang dari Sidoarjo tidak langsung naik kapal satu per satu. Ada proses konsolidasi, terutama untuk pengiriman campuran.
Di tahap ini:
Tahap ini krusial karena menentukan kondisi barang saat bongkar.
Untuk rute ini, jadwal kapal tersedia 2–3 kali dalam seminggu.
Artinya, barang tidak perlu menunggu terlalu lama selama proses sebelumnya rapi.
Di sinilah banyak ekspedisi hanya berkata:
“Barang sudah naik kapal.”
Tanpa informasi lanjutan.
Di Makharya Cargo, status akan:
Sehingga pengirim tahu barang sudah benar-benar jalan, bukan sekadar janji.
Setelah kapal tiba:
Karena Palangkaraya bukan kota pelabuhan laut langsung, tahap darat ini sudah dihitung dalam estimasi 6–7 hari. Bukan tambahan waktu dadakan.
Barang kemudian dikirim:
Banyak pengirim mengira yang penting murah.
Padahal di rute seperti Sidoarjo – Palangkaraya, respon cepat sering lebih penting dari selisih ongkir kecil.
Respon cepat dibutuhkan saat:
Di Makharya Cargo:
Ini yang membuat pengirim tidak merasa “ditinggal” setelah barang dijemput.
Tracking sering disebut, tapi jarang dijelaskan fungsinya.
Di rute ini, tracking digunakan untuk:
Website tracking memberi gambaran umum,
WhatsApp memberi konteks dan penjelasan manusiawi.
Kombinasi ini penting terutama untuk pengiriman:
Seorang customer dari Sidoarjo mengirim:
Total berat di atas minimum, namun barang sangat campuran:
Customer trauma karena sebelumnya:

Untuk menghindari kendala:
Barang-barang ini tidak kami layani, dan akan ditolak sejak awal. Lebih baik jelas di depan daripada bermasalah di belakang.

Ongkir Rp 5.500/kg dengan minimum 50 kg. Skema ini disampaikan di awal dan tidak berubah di tengah jalan selama data barang sesuai.
Tidak, selama data berat, dimensi, dan jenis barang sesuai dengan informasi awal. Jika ada potensi tambahan (oversize/handling khusus), akan dibahas sebelum penjemputan.
Estimasi 6–7 hari kerja, sudah termasuk proses laut dan distribusi darat ke Palangkaraya.
Untuk rute ini tersedia 2–3 kali dalam seminggu, sehingga barang tidak menunggu terlalu lama untuk berangkat.
Ya. Penjemputan bisa dari rumah, toko, gudang, atau pabrik di area Sidoarjo sesuai kesepakatan jadwal.
Pengantaran bisa door to door ke gudang, lokasi proyek, atau alamat tujuan akhir di Palangkaraya.
Bisa. Barang akan diklasifikasikan dan ditata terpisah agar barang UMKM tidak rusak oleh barang proyek yang lebih berat.
Tersedia tracking via website dan update status melalui WhatsApp, terutama di titik-titik penting seperti naik kapal dan distribusi darat.
Kami tidak melayani barang:
Jenis barang ini akan ditolak sejak awal demi keamanan.
Ada. Minimum pengiriman 50 kg untuk rute ini agar skema ongkir tetap efisien dan transparan.
Cukup hubungi tim Makharya Cargo via WhatsApp, jelaskan jenis barang, berat, dan alamat. Kami akan bantu dari konsultasi sampai pengantaran.
Jika Anda ingin kirim barang dari Sidoarjo Palangkaraya tanpa drama:
? Langsung konsultasi via WhatsApp Makharya Cargo
Tim kami akan cek kebutuhan Anda dan hitungkan skema pengiriman sebelum barang dijemput.
Jasa Pengiriman Barang Surabaya No #1
Copyright © 2018. PT Makharya Perkasa Transindo
[njwa_button id=”16320″]
[njwa_button id=”16319″]
[njwa_button id=”16316″]